John Lennon Museum

13 06 2008

Buat para pecinta the beatles, gw rekomendasiin banget utk dateng kesini. museum ini didirikan sama yoko ono-nya sendiri! jadi banyak banget pernak-pernik asli dari john lennon. letak museum ini di daerah saitama shintoshin. agak jauh sih kalau dari tokyo, mungkin sekitar 45 menit. harga tiket masuk 1500 yen.

Sebelum kita masuk ke museumnya, kita bakal dibawa ke dalam mini theater gitu. nanti kita bakal disuguhkan dengan dokumentasi john lennon, serta kesaksian langsung dari yoko ono. film dokumentasinya berdurasi kira2 15 menit & tentu aja dalam bahasa jepang! haha. tapi buat yang ga ngerti jepang tenang aja, krn ada beberapa tempat duduk yang menyediakan headphone yang menyediakan dubbing versi bahasa inggris.

Setelah nonton dokumentasi, kita bakal menelusuri museum yang setiap ruangannya menceritakan kisah perjalanan hidup john lennon (dari masa kecil sampai berpisah dari the beatles). yang serunya, ada satu bagian yang di design ala ruang keluarga rumah asli-nya john lennon. ada grand piano warna putih, ada baju2 konser-nya, ada gitar2 aslinya dia, dsb. setelah kita selesai menelusuri semua bagian museum, kita bisa beli official merchandise yang terletak dibagian pintu keluar. cuma sayangnya, official merchandise-nya kurang bagus (menurut gw). apalagi untuk t-shirt2nya. rata2 t-shirtnya berukuran besar, dan ga proposional utk orang asia.

Sebenernya gw pengen banget foto2 bagian dalem museum ini, tapi sayangnya kita ga boleh foto2 di dalem. jadi gw ga bisa kasih liat kayak apa sih design2 di bagian dalem museumnya. makanya kalo penasaran, cuma aja dateng kesini.

↓lennon lounge : kalau udah beli tiket, boleh duduk2 disini↓

Kalau kita dari shibuya, kita bisa naik JR yamanote line sampai shinjuku. dari shinjuku, kita harus ganti jalur JR saikyo line (yang ke arah omiya). biaya transportasinya 450 yen sekali jalan. kalau mau liat websitenya : klik disini

Advertisements




Say the Magic Word!

3 06 2008

Tau kisah nabi musa (moses) yang membelah lautan waktu dikejar2 fir’aun (pharaoh) kan? kita juga bisa membelah lautan di jepang, tapi bukan laut dalam arti kata sebenernya melainkan lautan manusia.

Kalau kita berada di tempat keramaian, atau contoh paling nyatanya di dalam kereta yang padat, kadang2 kita bingung gimana caranya keluar di tengah2 himpitan manusia? mungkin kalau posisi kita di sebelah pintu keluar, kita ga perlu susah2 untuk keluar. tapi coba kalau posisi kita jauh dari pintu keluar, dan kita dikelilingi manusia bahkan sampai2 kaki & tangan kita ga bisa bergerak, gimana caranya mau turun dari kereta?

Di jepang, ada satu kata ajaib yang sangat fantastis fungsinya. kata itu adalah “sumimasen”. kalau kita berada di tengah kerumunan orang & kita menyebut kata “sumimasen”, dijamin lautan manusia itu akan terbelah! kuping mereka kayaknya udah terlatih untuk mendengar “kata” ini, jadi kalau ada orang yang nyebut “sumimasen”, secara otomatis mereka akan ngasih jalan ke kita.

Sumimasen kalau diterjemahkan berarti “permisi” atau “maaf”. jadi “kata” ini bisa kita pake untuk membelah lautan manusia, untuk menegur orang yang kita ga kenal, untuk minta maaf, untuk memanggil pelayan di restoran, bahkan untuk berterima kasih (kalau diterjemahkan ke bhs indo : “sorry ngerepotin”).

↓ampun, bukan saya pak (posisi membungkuk utk minta maaf atau berterima kasih)↓

Kalau ga percaya dengan manfaat dari “kata” ajaib ini, coba dipraktekin ya! terutama kalo lagi mau turun dari kereta yang super padat. gw blom pernah berhasil ngebelah lautan manusia di indo sebelum2nya, cuma di jepang aja gw berhasil, berkat kata ajaib ini. bahkan tadi pagi gw abis ngebelah lautan manusia lagi, makanya gw dapet ide buat nulis tentang “kata” ini, hehe.





Menelusuri NHK Sampai Ke Yoyogi Park

2 06 2008

Yoyogi park terletak diperbatasan shibuya dan harajuku. kalau dari arah shibuya, sebelum masuk ke yoyogi park, kita harus ngelewatin kantor NHK (stasiun tv jepang). di sepanjang jalan yang terletak di depan kantor NHK, banyak banget band2 indie, penyanyi2 solo indie, penyanyi2 iseng, penyanyi2 gadungan, pesulap, penulis shodo (kaligrafi jepang), pelawak, dancer, dsb.

Di sepanjang jalan yang terletak di depan NHK ini, banyak banget band2 tetap yang setiap minggunya selalu nge-band, tapi ada juga yang cuma sekali2 aja. makanya gw sendiri ga pernah hafal siapa2 aja yang bakal manggung minggu ini atau minggu depan. yang jelas, penampilan2 seniman2 ini biasanya dimulai siang (ga tau deh pagi udah ada yang mulai juga atau blom, tapi biasanya rame-nya siang-sore). aliran musik yang dibawain sama band2 yang tampil disini juga macem2, ada jazz, rock, pop, ada yang cuma nyanyi dengan gitar atau piano, ada yang nyanyi pake minus one, ada juga yang ngebawa band-nya. selain itu, penulis kaligrafi kanji juga cukup banyak disini, yang paling terkenal adalah bapak2 yang memakai topeng pringles (tau logonya pringles, kripik kentang itu kan? pake kacamata & berkumis). banyak juga pelawak2 yang kadang2 gw ga ngerti lawakannya hahaha.

↓mr.pringles, tampak belakang↓

Daerah ini ga pernah sepi, bahkan malem2pun masih ada beberapa band yang tampil. foto dibawa ini adalah salah satu band yang kita temuin, kita sempet kenalan & foto2 bareng mereka hehehe. mereka udah punya album indie & video clip sendiri.

Setelah jalanan panjang itu lewat, kita akan ngeliat ada sebuah panggung besar di sebelah kiri kita. panggung itu biasanya dipakai untuk acara2 yang terorganisir, bukan kayak band2 indie yang konsepnya lebih ke arah “ngamen”. band yang tampil di panggung didukung dengan sound system yang bagus, sementara kalo band2 “ngamen” itu cuma didukung sama amplifier kecil (rata2 warna kuning, ga tau knapa). kadang2 panggung ini juga suka dijadiin arena rave party. dan yang uniknya, bukan cuma malem, siangpun jadi! hahaha

Nah di daerah panggung besar ini, kalau musim gugur biasanya ada flea market (semacam bazaar utk jual2 barang2 pribadi). kalo lagi ada flea market suasananya seru banget & super rame!

Setelah ngelewatin daerah ini, kita harus naik tangga penyebrangan untuk masuk ke daerah yoyogi park. di yoyogi park, lebih banyak atraksi2 non-band-nya, kayak misalnya atraksi perkusi ala afrika, atau ada juga pelukis yang ngelukis sambil ngedance, ada orang2 yang ngebawa anjingnya yang didandanin dengan baju2 yang modis bahkan lebih modis daripada majikannya, ada aksi tap-dance, dan yang paling terkenal adalah aksi “elvis”, yaitu segerombolan orang2 yang punya rambut ala elvis & memakai baju2 ala elvis. mereka biasanya akan nge-dace dengan background lagu2 elvis, john travolta, dsb.

Aksi elvis ini adalah penutup dari keseluruhan aksi yang ada di yoyogi park, krn tim elvis biasanya beraksi di pintu keluar yoyogi park (arah harajuku). pas di pintu keluarnya, ada sekitar 10 jejeran yatai (kayak gerobak2 yang ngejual makanan) yang menjual sosis bakar, ikan bakar, mie goreng, kebab, dsb.

Setelah ngelewatin jejeran yatai ini, kita akan langsung ketemu sebuah jembatan yang banyak “orang2” anehnya, artinya kita udah sampai di harajuku. sebenernya banyak banget atraksi2 menarik di yoyogi park yang ga bisa gw bahas satu persatu. jadi kalau lagi berlibur ke jepang jangan sampe ga mampir ke sini ya untuk ngeliat seluruh atraksi yang ada di dalem lingkungan taman ini!