Anjing Aja Stylish

20 02 2009

Ngeliat anjing jalan2 sih udah biasa ya, kayaknya dimana2 ada. tapi kalo di jepang, ngeliat anjing tanpa baju kayaknya agak jarang deh. malah kalo gw ngeliat anjing tanpa baju, kayak pornoaksi gitu jadinya. soalnya anjing2 disini bener2 di dandanin banget sama majikan2nya. salah satu daerah untuk ngeliat anjing2 berbaju favorit gw adalah minami machida dan yoyogi park.

Di daerah minami machida, kayaknya ada perkumpulan pecinta anjing gitu. jadi setiap weekend (sore2), pasti banyak banget segerombolan orang yang ngebawa anjingnya jalan2, dan pastinya anjingnya pake baju hahaha.

Kalo di yoyogi park, anjing2nya ga sebanyak itu. tapi dari sekian banyak anjing di yoyogi, gw udah ketemu sama 4 anjing yang cukup eksis beredar disana dan selalu menjadi primadona bagi pengunjung2 laen (banyak banget yang ngambil foto si 4 anjing ini, liat fotonya dibawah deh hehe).

Gw ga bisa cerita banyak tentang anjing2 ini, jadi mendingan diliat aja foto2nya ya!

anjing7

anjing8

anjing3

anjing2

anjing4

anjing5

anjing1

anjing6

anjing9

Advertisements




Kobe Beef

20 02 2009

Kobe beef adalah daging yang diambil dari sapi jenis tajima yang diberikan makanan2 organik setiap harinya. selain makanan organik, diwaktu2 tertentu (terutama musim panas), sapi2 ini juga diberi minuman bir dan sake. tujuan pemberian minuman ini adalah untuk meratakan lemak2 yang ada di tubuh sapi ini, jadi kalo daging sapi biasa kan lemaknya suka berkumpul di satu tempat, kalo ini bisa jadi merata keseluruh bagian. selain itu, ada juga treatment pemijitan (massage) untuk sapi ini setiap hari, dengan tujuan untuk melunakkan otot2nya. penyikatan bulu2 sapi ini dilakukan dengan menggunakan sake, katanya sih tujuannya untuk menghaluskan dan membersihkan kulit sapi2 ini. karena katanya dengan membersihkan dan menghaluskan kulit sapi2 ini juga akan berpengaruh terhadap kelembutan dan kelezatan dagingnya.

Kita ga bisa segampang itu untuk memproduksi kobe beef ini, krn untuk bisa mendapat sebutan kobe beef ada persyaratan2 yang harus dipenuhi, salah satunya harus berasal dari sapi tajima yang lahir di prefektur hyogo, dibesarkan dan diberi makan oleh peternakan prefektur hyogo, harus merupakan sapi yang belum pernah kawin, proses pemotongan harus dilakukan di beberapa tempat tertentu yang ada di prefektur hyogo, dsb. jadi kenapa kobe beef harganya bisa mahal? selain karena mahalnya biaya untuk makanan serta pemeliharaan mereka (makanan2 organik, bir, sake, dll), kualitas dari daging ini juga sangat terjaga. terbukti dengan pengawasan ketat dari syarat2 yang gw sebutin diatas tadi.

steak

Selama gw di jepang, gw baru pernah 1x makan kobe beef, tepatnya dikawasan ginza. gw lupa nama restorannya, tapi yang jelas restoran ini terletak dibelakang hotel courtyard marriott. konsep restoran ini adalah tradisional jepang. jadi kita masih duduk di tatami (tiker ala jepang), dan harus membuka sepatu kita. setelah kita membuka sepatu kita, kita bisa menaruh sepatu kita di loker yang disediakan, dan setelah itu kita akan dikasih slipper (kayak sendal hotel gitu). pelayan2 di restoran ini juga sangat berbeda dari restoran2 biasa, pelayan2nya memakai kimono (walaupun rata2 udah tante2 dan nenek2 sih hehe), dan mereka bener2 melayani kita dengan sangat ramah + dengan tata krama dan bahasa yang super sopan. intinya dari segi pelayanannya yang sangat berkelas aja udah keliatan deh kalo restoran2 tipe kayak gini pasti mahal (waktu itu gw blom cek harga2 makanannya).

Krn penasaran dengan rasa kobe beef ini, akhirnya gw coba pesen sirloin steak-nya yang 300gram seharga 8500 yen (Rp. 1.000.000-an). dan pas steak gw diantar ke meja gw, sepintas sama sekali ga terlihat perbedaan antara steak biasa dengan steak kobe ini. yang membedakan cuma penyajian saus-nya, yang biasanya hanya tersedia 1 saus (misalnya mushroom), tapi kali ini disediakan 3 saus berbeda (lupa apa aja, yang jelas ada mushroom sauce juga). setelah gw cicipin daging ini, emang bener kalo dagingnya lembut banget + bumbunya meresap banget. blom lagi ga ada lemak yang biasanya numpuk disatu tempat. intinya gw puas banget nyicipin daging ini.

Oh iya, sistem penyajiannya adalah sistem set. jadi sebelum steak-nya diantar, kita akan disuguhin salad dll dulu, dan setelah selesai makan kita juga akan dapat dessert. total pengeluaran gw hari itu sekitar 9000 yen-an (ditambah minum dll). wah kalo tiap hari atau tiap minggu makan beginian bisa bangkrut gw. tapi sebenernya dari segi harga, kalo kita bandingin sama steak2 U.S yang ada di indonesia mungkin ga beda jauh kali ya? (padahal daging U.S disini harganya murah meriah, heran di indo bisa mahal banget).





Shinkansen! Alias Kereta Peluru

19 02 2009

Jepang merupakan pencipta serta pengembang teknologi shinkansen pertama di dunia. shinkansen pertama diciptakan pada tahun 1964 yang kemudian semakin berkembang jenisnya serta kecepatan tempuhnya. saat ini, shinkansen seri N700 merupakan shinkansen model terbaru yang beroperasi untuk masyarakat umum (sejak tahun 2007). shinkansen dengan tipe N700 memiliki kecepatan 270km/jam hingga kecepatan max 300 km/jam.

Shinkansen kalau diterjemahkan langsung mempunyai arti “jalur utama baru”, dan kata shinkansen ini sebenernya bukan berarti keretanya, tetapi jalurnya. yang anehnya, entah kenapa kalau ditranslate ke bahasa inggris bisa2nya menjadi bullet train. tapi setelah dipikir2 emang kerenan bullet train sih ya daripada “the new main line”, hehehe.

Selama tinggal di jepang, gw baru pernah 3x naik shinkansen. yang pertama dan kedua adalah perjalanan pulang pergi tokyo-osaka (via shin osaka), dan yang ketiga adalah perjalanan dari hakone (via odawara stasiun) sampai ke tokyo. untuk pergi ke daerah odawara, kyoto, nagoya, shin-osaka, kita bisa mengambil jalur shinkansen “tokaido”. tokaido line adalah line shinkansen yang menghubungkan tokyo dengan kota2 yang berada disebelah barat tokyo. karena pengalaman yang gw punya baru pengalaman di daerah tokaido line doang, gw akan jelasin apa yang gw tau aja ya, krn gw juga ga tau sedetail itu mengenai arsitektur dan teknologi2 shinkansen. jadi yang akan gw ambil contoh disini adalah perjalanan gw dari tokyo sampai osaka.

nozomi1

Di tokaido line, shinkansen dibedakan berdasarkan 3 kelas. ada yang super express, ada yang semi express, dan ada yang standard. tapi penyebutan super express, semi express, dan standard ini dirubah menjadi nozomi, hikari dan kodama. nozomi mempunyai lambang berwarna kuning, hikari berwarna merah, sedangkan kodama berwarna biru.

Tidak ada akses langsung dengan shinkansen dengan tujuan stasiun osaka, jadi untuk pergi osaka kita harus ambil shinkansen dengan jurusan shin-osaka (osaka baru), dan kemudian kita harus ambil kereta lokal dari shin-osaka sampai ke stasiun osaka (jaraknya deket banget kok, cuma 3 km, kalo ga salah cuma 1 stasiun dari shin-osaka). waktu itu gw mengambil kereta nozomi, karena nozomi merupakan yang tercepat dari ketiganya. nozomi hanya berhenti di stasiun2 besar saja, hikari berhenti di stasiun besar dan sedang, sementara kodama berhenti di semua stasiun. tapi sebenernya sih perbedaan waktu tempuh nozomi dan hikari ga jauh2 amat. perjalanan dari tokyo sampai kyoto menghabiskan waktu 2 jam 20 menit kalau kita naik nozomi, sementara hikari cuma terpaut beda 20 menit (2 jam 40 menit).

Perjalanan gw ke shin-osaka ditempuh dalam waktu 2 jam 35 menit dengan menggunakan nozomi (jarak tokyo-shin osaka adalah 552.6 km). kalau kita ingin naik shinkansen, kita bisa memilih tempat duduk reserved ataupun yang non reserved. non-reserved berarti kita bebas memilih tempat duduk dimanapun kita mau selama berada di dalam 1 gerbong yang tertera di tiket kita, sementara reserved berarti tempat duduk kita sudah ditentukan dari sananya. perbedaan harga reserved seat sama yang non-reserved hanya sekitar 600 yen. disini kita juga bisa memilih mau duduk di gerbong smoking atau non smoking. total gerbong per-shinkansen bisa sampai 16 gerbong, dan biasanya ada sekitar 2-4 gerbong untuk merokok. cuma yang gw rada bingung, setau gw dulu perusahaan2 kereta di jepang (terutama shinkansen atau kereta2 express lain) udah ngeberlakuin sistem non-smoking diseluruh kereta mereka, tapi yang anehnya kok sampe sekarang masih ada ya?

Total pengeluaran untuk tiket shinkansen (reserved seat) PP Tokyo-shin-osaka adalah 13,800 yen (Rp.1.700.000-an). perjalanan naik nozomi dari tokyo stasiun akan mempunyai alur seperti ini : tokyo-shin yokohama-nagoya-kyoto-shin osaka, artinya kita hanya akan berhenti di 3 stasiun sblm akhirnya sampai di shin osaka.

Shinkansen memiliki design ruangan yang mirip banget kayak pesawat terbang, cuma bedanya ruangannya jauh lebih luas. jarak dari satu tempat duduk ke tempat duduk di depannya cukup luas, jadi kita masih bisa bebas ngegerakin kaki kita, ga kayak di pesawat (well, kalo naik yang business class sih beda case ya ..).

dalem1

Setelah merasakan perjalanan naik shinkansen, gw baru ngerti kenapa orang jepang lebih prefer naik shinkansen daripada naik pesawat untuk pergi ke luar kota, padahal waktu tempuh pesawat jauh lebih cepet dibandingkan shinkansen (kalo kita mau ke osaka, naik pesawat hanya butuh sekitar 1 jam, sementara shinkansen ya 2 stengah jam lebih), blm lagi harga tiketnya ga beda2 jauh amat mungkin bedanya sekitar 5000 yen (bagi orang jepang jumlah ini ga besar). tapi setelah gw merasakan proses dari pembelian tiket sampai tiba di tempat tujuan, emang gw ngerasa kalo shinkansen jauh lebih praktis daripada pesawat. salah satu kepraktisan yang ngebuat gw lebih prefer shinkansen adalah proses pembelian tiket dan pengecekan barang seblm naik.

Proses pembelian tiket shinkansen sangat cepat dan praktis. kita tinggal beli di mesin penjual tiket otomatis (yang khusus shinkansen), tekan berapa jumlah tiket yang mau dibeli, stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, waktu, jenis tempat duduk (reserved / gak , smoking/gak), trus tinggal masukin uangnya deh ke dalam mesin itu. total proses pembelian tiket paling2 hanya 5 menit (kalo yang udah biasa memakai mesin otomatis kayak gini), tapi kalo yang rada2 gaptek ya mungkin bisa 10-15 menitan kali ya. selain pembelian tiket yang sangat praktis, kalo kita naik shinkansen barang2 kita ga akan diperiksa sama sekali! jadi kita bebas mau bawa barang banyak, sedikit, gede, kecil, dsb. ditambah lagi stasiun yang mempunyai akses utk shinkansen jauh lebih gampang dicapai daripada kita harus ke narita yang jauhnya bukan main dari tokyo (naik kereta sekitar 2 jam).

tiket

Jepang sebenernya udah mengembangkan shinkansen dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam , tapi jepang masih mengalami kesulitan untuk mengoperasikan shinkansen2 dengan model yang lebih cepat ini kepada umum karena mereka masih blom mampu mengatasi sound pollution (tunnel boom). tunnel boom ini adalah bunyi yang sangat besar yang timbul akibat kereta berjalan dengan cepat ketika keluar dari terowongan / stasiun. kereta dengan kecepatan tercepat yang pernah diciptakan jepang yang merupakan kereta tercepat ada di dunia adalah kereta dengan teknologi maglev (menggunakan magnet) dengan kecepatan 581 km/jam (wah ke shin-osaka ga nyampe sejam kalo kayak gini), namun sayangnya krn beberapa hambatan seperti sound pollution, sistem rem yang blm akurat, dsb teknologi ini blm bisa diluncurkan. shinkansen tercepat saat ini yang sudah beroperasi untuk umum adalah N700 dengan kecepatan 300 km/jam, namun sekarang sedang dikembangkan lagi shinkansen yang memiliki kecepatan 320km/jam yang akan diluncurkan ke publik pada tahun 2011. jepang juga berencana untuk membuat akses shinkansen dari tokyo sampai ke hokkaido (hokkaido adalah pulau yang terletak di paling utara, yang terpisah dari pulau honshu) dan kyushuu (pulau diselatan). ckckck, lama2 seluruh pulau di jepang tersambung semua dengan jalur shinkansen ya kayaknya. bisa gak ya suatu hari kita pergi ke sumatra, kalimantan, sulawesi, papua, dll dengan akses kereta dari jakarta?





Karaoke

19 02 2009

Gw udah pernah ngebahas asal kata karaoke di postingan gw beberapa bulan yang lalu (klik disini). tapi biar lebih jelas, gw bakal ngejelasin lagi apa arti kata karaoke. karaoke merupakan gabungan dari 2 kata : kara (kosong) dan oke (orchestra), jadi kalo kita terjemahkan maknanya karaoke berarti musik tanpa vocal. banyak orang yang ga tau bahwa istilah karaoke ini berasal dari jepang. tempat karaoke yang terkenal dan menjadi pilihan orang2 di tokyo adalah big echo, karaoke kan, shidax, dan utahiro. serta ada beberapa lagi juga tempat karaoke yang namanya tidak “sebesar” empat tempat tadi.

bigeco

Selain minum2 di bar, karaoke merupakan salah satu pilihan utama untuk menghabiskan waktu bersama temen2 bagi orang jepang. gimana ga seru, dikaraoke2 manapun ada paket “all you can drink” alcohol maupun non-alcohol (biasanya harga all you can drink alcohol sekitar 2000-3000 yen, kalo non alcohol sekitar 1300-1800 yen).

Kalau di indonesia (setau gw), harga karaoke itu diitung dari harga sewa ruangan perjam, sementara kalau di jepang harga-nya ditentuin dari harga per-kepala. jadi kalau kita ambil harga standard karaoke disini (perjamnya 300 yen-an), misalkan kita karaoke 2 jam, berarti masing2 orang harus bayar 600 yen (Rp.60.000-an).

Oh iya, disini juga ada sistem “free time” atau sistem karaoke semaleman (sampe subuh). jam mulai free-time beda2, tergantung kita karaoke dimana. rata2 paket free-time mulai jam 11 malem dan berakhir pas jam 4.30 atau 5 pagi. bahkan ada juga paket karaoke di tempat2 tertentu yang menyediakan paket dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi! harga free-time ditambah all you can drink non-alcohol sekitar 2000 yen-an. lumayan kan? dengan Rp.200.000 kita bisa karaoke hampir 6 jam dan minum sepuasnya? hahaha. jadi kalau misalkan kita lagi travelling di jepang & udah ga ada kereta (kereta terakhir rata2 jam 1 pagi), ngabisin waktunya di karaoke aja. jadi begitu selesai karaoke, kita bisa langsung naik kereta pertama deh (sekitar jam 5 pagi).





Snowboard!

19 02 2009

Mumpung lagi winter gw mau nge-post sesuatu yang berhubungan sama salju.dan kebetulan banget kmaren2 ini gw diajak temen2 gw buat maen snowboard di daerah yang namanya nagano. nagano adalah tempat yang cukup terkenal untuk maen ski atau snowboard yang letaknya paling dekat dengan tokyo. biasanya untuk pergi kesini, orang2 tokyo lebih prefer untuk naik bus dari shinjuku dengan waktu perjalanan sekitar 3-4 jam.

Kemarin ini gw naik bus yang berangkat jam 8 pagi, dan gw sampe di nagano sekitar jam 11. sebelum sampai ketempat tujuan, bus akan berhenti 2x untuk beristirahat (sekitar 30 menit per pemberhentian). di pemberhentian kedua (atau yang terakhir), kita udah bisa ngerasain hujan salju, karena emang letak lokasi pemberhentian ini tinggal setengah jam dari lokasi tujuan kita. setelah kita sampai di nagano, kita langsung buru2 dateng ke tempat penyewaan pakaian + alat2 snowboard yang udah kita booking sebelumnya. biaya total dari tiket bus + penyewaan pakaian + alat2 snowboard ini adalah 5800 yen.

ski

Ternyata untuk menyewa barang2 ini, kita ngabisin waktu yang cukup lama juga (sekitar 1 jam). jadilah setelah selesai dengan urusan pinjam meminjam ini kita langsung buru2 datang ke tempat course snowboard kita yang udah kita booking juga sebelumnya (harganya17.000 yen per group!). maklum lah namanya juga baru pertama kali maen snowboard, jadi kita pengen ada yang ngajarin teknik2 dasarnya. jadilah akhirnya ada satu guru (kakek2 tua) yang jadi pelatih kita. course ini berjalan sekitar 1 stengah jam-an. dan setelah selesai course gw + temen2 gw udah ngerasain manfaat ilmu yang diajarin si kakek2 tadi. karena tanpa si kakek, gw rasa gw ga bakal bisa ngeluncur cepet + ngerem dengan bener dalam waktu sesingkat itu hehehe.

Oh iya, gw disini cuma 1 hari, jadi sama skali ga nginep. mungkin buat yang mau coba maen2 ksini lebih baik stay at least 1 malem disini, karena kmaren saking padatnya jadwal sewa menyewa alat2 snowboard + course snowboard, akhirnya kita cuma bisa maen snowboard selama 2 jam kurang gitu. jadi gw saranin sih lebih mendingan nginep aja, selain snowboard / ski, kita juga bisa ngerasain onsen (pemandian air panas) di sini soalnya.dan setsau gw sih, kalo ditambah biaya penginapan + onsen, total2 pengeluaran bisa jadi 3x lipetnya. jadi pinter2 ngaturnya aja mau ngabisin duit dimana, hehe.