Hutan Bunuh Diri

23 05 2012

Agak spooky dikit gak papa ya? udah lama pengen nulis tentang ini tapi selalu lupa, sampai akhirnya beberapa tahun kemudian baru inget lagi haha.

Gunung fuji, seperti yang orang-orang tau merupakan gunung paling terkenal di jepang yang setiap tahunnya ribuan orang datang untuk mendaki dan melihat matahari terbit dari puncaknya (baca tulisan gw disini). tapi tau ga kalo ternyata dibawah kaki gunung fuji ini terdapat sebuah hutan terlarang, yang saking lebatnya akan sulit ditemukan oleh orang lain.

Hutan ini nama aslinya adalah “aokigahara”, tapi orang jepang menjulukinya sebagai hutan bunuh diri. kenapa? karena setiap tahunnya ratusan mayat korban bunuh diri yang masih baru ataupun sudah berupa tulang belulang ditemukan disini. tempat ini udah lama banget jadi tempat favorit bagi para bunuh-diriawan, karena mungkin tempatnya emang sepi dan sunyi.

Di tempat ini bahkan ada sebuah papan peringatan yang kalo diterjemahin ke bahasa indo bunyinya adalah : “hidup anda adalah pemberian yang sangat berharga dari kedua orang tua anda. pikirkanlah kedua orang tua kita -> bukannya tuhan yak?, saudara kandung serta anak-anak kita. jangan simpan masalah anda sendiri, diskusikanlah”. mungkin tempat ini bisa menjadi salah satu tempat wisata untuk dikunjungi ketika anda ke jepang (pret!).





Zoujouji (Zojoji Temple)

2 12 2010

Zoujouji adalah kuil budha dari aliran jodo (pure land sect) yang terletak di daerah kanto. hmm .. tampaknya review kuil zoujouji akan menjadi sesuatu yang cukup basi bagi orang yang tinggal di tokyo. kenapa? karena kuil ini sangat umum dan sangat terkenal. salah satu faktor yang membuat kuil ini terkenal adalah lokasinya yang berada tepat beberapa meter di belakang tokyo tower, yang artinya kita bisa melihat pemandangan 2 buah bangunan pada satu tempat. yang mau liat review tokyo tower klik disini.

Gerbang masuk kuil ini mempunyai style ala bangunan pada zaman dinasti tang. selain karena lokasinya sangat dekat dengan tokyo tower, dengan bangunan gerbang yang berwarna kemerahan dan terbuat dari kayu, serta letaknya yang sangat mencolok karena berada di pinggir jalan raya, lantas menjadikan tempat ini sebagai tempat yang wajib dikunjungi bagi orang yang ingin mengunjungi tokyo tower. bangunan gerbang yang berwarna merah ini dalam bahasa jepang disebut sangedatsumon.

Di dalam bangunan ini kita bisa melihat bel besar yang biasanya dibunyikan 2 kali sehari (pagi sebanyak 6x, siang sebanyak 6x). selain itu, pemandangan kuil zoujouji yang terlihat tepat di depan tokyo tower juga memberikan nilai plus dibanding kuil-kuil lainnya. waktu gw dateng, kuil ini menjadi semakin indah karena daun2 pohon yang terdapat didalemnya berwarna kemerahan dan kekuningan. maklum, gw datengnya pas musim gugur.

Ada spot yang menjadi perhatian lebih buat gw sekaligus cukup spooky disini, yaitu tempat patung2 yang memakai hiasan warna warni. ternyata daerah2 patung ini adalah daerah tempat nyekar dan memberikan sesajian kepada orang yang udah meninggal. pasti walaupun ga ada angin, kincir angin yang dipegang patung2 itu bisa muter sendiri deh .. hii ..

Kalo mau dateng ke kuil ini, cara paling gampang adalah dengan naik kereta mita subway line dan turun di station onarimon. tapi kalau mau lebih praktis walaupun rada jauh jalannya, ambil line yamanote dan turun di hamamatsucho. dari station hamamatsucho kalau jalan kaki mungkin butuh waktu 10 menitan. tapi tenang aja, jalan kaki di jepang mah ga akan secapek kita jalan di indo.





Video 1 – Sensoji (Asakusa Kannon Temple)

24 11 2010

Hallo semua! udah lama banget nih ga update blog. kali ini gw mau coba upload video, tapi sorry ya kalo kualitasnya kurang bagus. maklum kameranya jadul dan sengaja dibuat sekitar 10 menitan krn takut kalo ditonton dari indonesia kelamaan proses bufferingnya.

Di video pertama ini, gw mau bawa lo semua ke tempat favorit gw di tokyo yang gw rasa wajib dikunjungin sama semua turis yg dateng ke tokyo. btw, sebelumnya juga gw udah pernah bahas asakusa disini : klik. so, enjoy guys!





Kamakura, the Great Buddha!

1 05 2010

Kamakura adalah sebuah daerah di propinsi kanagawa, jepang. kamakura juga merupakan sebuah tempat tourism yang cukup terkenal dikalangan turis lokal maupun international. banyak banget kuil yang terdapat di kamakura, dan emang kuil-kuilnya terlihat lebih unik dan bagus dibanding dengan kuil-kuil standard jepang yg biasa gw liat.

Gw mau bahas satu buah kuil doang yang paling terkenal di sini, yaitu kuil kotokuin. kuil kotokuin terkenal dengan patung buddha besarnya. patung buddha besar ini sering banget muncul di drama ataupun manga jepang. biaya untuk masuk ke kuil ini adalah 200 yen saja! dan kalo kita mau masuk ke dalam patung buddha besar ini, kita harus tambah 20 yen (cuma 20 yen!).

The great buddha merupakan patung amida buddha yang terbuat dari perunggu dan mempunyai tinggi 13,35 meter. patung ini merupakan patung buddha perunggu tertinggi ke 2 di jepang (nomor satunya ada di daerah nara). patung ini didirikan pada tahun 1252 dan sebenernya jaman dulunya patung buddha ini diletakkan di dalem kuil. berhubung terjadi bencana alam seperti typhoon dan tsunami, kuil yang terbuat dari kayu tersebut akhirnya hancur dan hanya meninggalkan patung buddha ini aja. akhirnya patung buddha ini sampe skarang tetep dibiarin berada di luar ruangan.

Pertama kali gw kesini, gw punya ekspektasi yang besar terhadap patung ini (soalnya terkenal banget). tapi begitu sampe di kuilnya dan ngeliat patungnya, kok kayaknya biasa aja ya, ga terlalu terkesan sama patung ini hehehe. tapi berhubung patung ini terkenal, gw anjurin buat turis yg dateng ke jepang untuk dateng ke sini (setidaknya sekali seumur hidup). oh iya, yg lucunya ada sendal dari buddha raksasa ini yang digantung di tembok! ukurannya super jumbo. kocak banget sendalnya aja ampe dibuatin.

Kamakura merupakan tempat wisata yang sangat terkenal dan merupakan objek yang wajib didatengin bagi setiap wisatawan domestik ataupun asing. tapi bagi orang yang udah pernah dateng ke kuil ini, gw anjurin untuk coba dateng ke ushiku daibutsu (baca tulisan gw disini). karena ushiku daibutsu berhasil membuat gw terbengong2 dengan ketinggiannya, sementara the great buddha di kamakura ga berkesan apa2 di gw.





Jalannya Sazae-san

21 04 2010

Sazae-san adalah tokoh manga (komik) yang sangat terkenal di jepang. walaupun di indonesia tokoh ini tidak terlalu kedengeran namanya, pada kenyataannya kalo dateng ke jepang pasti kita akan sering ngeliat merchandise sazae-san, kue berbentuk sazae-san, atau apapun yg berhubungan dgn tokoh ini dijual dimanapun. komik sazae-san di tulis oleh salah seorang penulis manga wanita pertama di jepang, yaitu machiko hasegawa. komik sazae-san sendiri mempunyai tokoh utama seorang ibu rumah tangga yang mempunyai nama sesuai dengan judul komiknya, yaitu sazae.

Sebelum gw masuk ke inti topik, gw mau nyeritain latar belakangnya dulu. saking gw udah bingungnya mau menjelajahi daerah mana lagi di sekitar yokohama dan tokyo, akhirnya gw membentuk tim (cuma berdua sih) sama temen gw. tim ini kita namain tim eksplorasi khusus daerah-daerah gak penting¬† (derah-daerah pentingnya udah dibabat abis soalnya). jadi pengeksplorasian kita di mulai dari daerah sekitar line kereta tempat tinggal kita yang bernama “denentoshi line”. denentoshi line melewati 26 stasiun, di mulai dari stasiun “chuorinkan” dan diakhiri sampai stasiun “shibuya“. perjalanan dari chuorinkan sampai shibuya memakan waktu sekitar 1 jam (dari ujung ke ujung). nah, dari total 26 stasiun yang ada disini kita udah ngejelajahin sekitar 23 stasiun. sayangnya, rata-rata daerah yang kita explore ga membuahkan hasil apa-apa (krik .. krik).¬† sampai lah pada satu hari kita memutuskan untuk turun di stasiun yg namanya “sakura shinmachi“.

Stasiun sakura shinmachi mungkin merupakan stasiun yg memiliki nama terindah di denentoshi line. karena kalo kita translate ke bahasa indonesia, artinya menjadi “kota baru sakura” (mantab ya kdengerannya! haha).¬† ternyata unsur nama sakura ini membuat stasiun sakura shinmachi mempunyai warna yang berbeda dibanding stasiun lainnya, kalo stasiun laen punya warna dasar putih, stasiun sakura shinmachi punya warna dasar pink . begitu keluar stasiun, rasanya sama2 aja suasananya kayak stasiun2 di denentoshi line lainnya. sampe tiba-tiba gw ngeliat ada poster-poster sazae-san bertebaran dimana-mana dan menunjuk ke satu arah. akhirnya kita ikutin arah yg ditunjuk oleh poster-poster itu. dan sampailah kita ke sebuah jalan yang bernama jalan sazae-san. wow! rasanya seneng banget, walaupun ga penting juga sebenernya untuk disenengin. maklum, ini adalah project pertama tim ga penting gw ini nemuin sebuah tempat baru tanpa nyari2 info dulu di website.

Pada dasarnya jalanan ini ga ada bedanya sama jalan-jalan lainnya, dipenuhi oleh restoran dan toko. tapi yang uniknya, hampir disetiap toko ataupun restoran mempunyai gambar tokoh2 sazae-san yg ditaro di depannya. dan dari satu toko ke toko lainnya, tokoh ataupun posisi dari tokoh sazae-san yg ditaro di depan tokonya berbeda-beda! selain itu, ada juga stiker-stiker sazae-san di setiap gardu listrik ataupun pembatas trotoar. konsep jalan sazae-san agak berbeda dari jalan ultraman yang udah pernah gw bahas sebelumnya (klik disini).

Inti dari dibuatnya jalan sazae-san ini adalah untuk meng-guide kita untuk sampai ke museum sazae-san. ternyata di sakura shinmachi ini ada museumnya! krn lokasi museumnya cukup jauh dari stasiun, makanya dibuat sistem jalan sazae-san ini (dari jalan sazae-san tinggal lurus aja ampe bego). gw blom sempet masuk sih, tapi lain kali gw akan coba masuk dan ngepost lagi disini (denger2 sih ga menarik museumnya hehe).

Jadi buat yang udah ga tau lagi mau kemana di tokyo dan pengen coba cari tempat unik yang jarang diketahui oleh turis, coba aja dateng kesini. tapi sblmnya jangan lupa baca komiknya sazae-san dulu, biar ngerti siapa2 aja yang ada di jalanan ini.

*special thanks buat raymond yg udah bersedia menjadi anggota ekspedisi ini dan menyumbangkan foto2nya..doumo!*