Ayo Promosiin Indonesia!

27 03 2013

kepada blog yang sudah saya tinggal hampir lebih dari 1 tahun, maafkan saya..
kepada pembaca yang masih terus2an kirim comment, terima kasih banyak..
kepada foto profil saya yang sudah 5 tahun ga pernah diganti, saya merasa tua..
kepada orang yg menanyakan keberadaan saya dimana (kayak ada aja!), saya di jakarta..

Saat ini gw lagi sibuk2nya membuat sebuah portal pariwisata Indonesia, yaitu describeindonesia.com. kayaknya udah saatnya gw mengangkat tema Indonesia untuk orang asing, bukan tema jepang untuk orang indonesia terus hehehe..tolong untuk yang liat tulisan ini, untuk bantu menyebarkan informasi alamat portal describeindonesia.com ya!

Jadi gini konsepnya..semua member bisa mengirimkan artikel ataupun foto yang berhubungan dengan indonesia. describeindonesia.com ini kayak jadi wadah untuk semua orang indo yang mau promosiin indo. kan selama ini bingung tuh, pengen banget promosi tapi ga nemu2 caranya.

Oh iya, portal pariwisata-nya sengaja ga gw kasih warna merah-putih, karena kayaknya warna yg bisa menggambarkan indonesia lebih dari sekedar 2 warna aja ya, kalau bendera baru merah putih. jadi buat yang merah putih minded, jangan marah ya..

So, tolong bantu sebarkan alamat URL-nya ya, dan jangan lupa bagi blogger yang suka menulis tentang pariwisata (terutama lokal), kirimkan artikel ke describeindonesia.com dengan cara:

1. daftar jadi member dulu
2. klik deh tuh link “add article”
3. setelah dikirim bakal gw dan tim review, kalo bagus akan gw publish di portal
4. setelah dipublish dalam bahasa indo, akan gw translate juga ke bahasa inggris, supaya bule2 pada ngerti

Thanks guys!!!

describe logo
Describe Indonesia - Screen Shot





Sekilas Tentang Shibuya

1 05 2010

Postingan ini akan menjadi postingan yg sangat simple krn gw cuma mau berbagi foto-foto supaya pembaca blog ini mempunyai bayangan tentang shibuya.

Shibuya adalah sebuah district yg sangat identik dengan business dan fashion. harajuku, yoyogi dan shibuya merupakan bagian dari district shibuya. foto-foto yg gw tampilin di bawah adalah foto-foto dari daerah shibuya yg udah pasti adanya ya di district shibuya. shibuya merupakan daerah yang ga pernah sepi! biasanya kalo janjian sama temen utk ketemuan di shibuya, patung hachiko menjadi salah satu spot favorit sebagai meeting point.





Jalan Ultraman

28 10 2009

Ada beberapa nama jalan (atau lebih tepatnya shopping district) di jepang yang diambil dari nama tokoh anime ataupun tokusatsu. walaupun ga menjadi nama jalan, tapi nama astroboy telah ditetapkan sebagai sebuah sistem perdagangan baru di daerah takadanobaba seperti yg udah gw bahas disini. tapi nama astroboy ga dijadikan sbg nama shopping district disana. nah sekarang gw pengen kasih liat contoh nyata dari sebuah tokoh tokusatsu yang namanya diabadikan sebagai nama jalan atau shopping district, yaitu ultraman!

Sebelumnya gw udah pernah nemuin sebuah nama jalan dari tokoh anime yang gw temui secara ga sengaja! waktu itu sempet selama 2 bulanan tiap weekend gw jalan2 utk explore daerah2 ga terkenal di tokyo tanpa cari tau ttg tempat yg gw datengin via internet hehe. nah tiba2 gw nemuin jalan tsb (blm gw angkat topiknya, ntar di postingan selanjutnya ya!). semenjak itu gw jadi semakin penasaran dgn nama2 jalan yg diambil dari tokoh2 anime/tokusatsu, sampe akhirnya gw temuin lah jalan ultraman ini di sebuah website (bahkan mereka punya blog resminya : klik).

ultraman7

Jalan ultraman terletak di daerah soshigaya-okura (odakyuu line), dari rumah gw butuh sekitar stengah jam perjalanan naik kereta. begitu gw sampe di soshigaya-okura station, gw udah ngeliat ada sebuah spanduk bergambar ultraman yang tulisannya “welcome to ultraman street!”. wah, begitu turun kereta aja udah disambut ultraman! haha. platform kereta ini ada di lantai 2, jadi gw harus turun ke lantai 1 utk keluar dari station, dan begitu gw turun ke lantai 1, ternyata banyak bgt poster ultraman di setiap pilar2 yg ada di dalam station! gila bener2 niat banget orang2 daerah sini, sampe segitunya ngasih apresiasi ke ultraman.

ultraman1

ultraman5

ultraman2

Begitu keluar station, gw lsg menuju ke sebuah peta utk nyari dimana lokasi ultraman shopping district. dan yg lucunya, petanya pun bergambar ultraman hahaha. oh iya sebelum jalan menelusuri shopping districtnya, gw juga nyari patung ultraman yg ada di sekitar station (menurut website), dan ternyata patung itu bener2 ada disebelah stationnya! dan di sebelah patung itu ada pos polisi. si polisi terus ngeliatin gw yg asik foto2 sendiri, kyknya dia kesian ngeliat gw + pengen ngambilin foto gw, tapi dia minta di tanya haha. pada akhirnya gw cuekin aja si polisi. abis itu gw lanjutin dgn menelusuri shopping districtnya.

ultraman3

ultraman4

ultraman6

ultraman8

Sayangnya, ga ada toko yang berhubungan dgn ultraman, mereka ngasih nama jalan “ultraman” hanya krn production house ultraman (tsuburaya) ada beberapa ratus meter dari daerah sana (masih di soshigaya-okura juga). jadilah mereka memberikan nama ultraman shopping district demi menaikkan angka penjualan sekaligus mempromosikan soshigaya-okura kpd orang2, dan terbukti sangat berhasil! gw adalah salah satu korbannya hahaha. oh iya, gw blm sempet jalan sampe ke production house-nya ultraman, tapi suatu saat gw pengen bgt ngeliat lsg kyk apa sih tempatnya.

A




Kantor Pusat Bandai!

17 08 2009

Akhir-akhir ini gw lagi sering banget nyari spot2 yang agak jarang orang kunjungi sebagai spot untuk tourism di tokyo dan sekitarnya, dan kantor pusat bandai merupakan salah satu penemuan gw. sebenernya kantor pusat bandai ini terletak di daerah asakusa dan letaknyapun tidak terlalu jauh dari kaminari mon (udah pernah gw bahas disini), tapi entah kenapa banyak banget orang yang ga ngeh dengan tempat ini.

bandai1

Di bagian luar kantor pusat bandai terdapat beberapa patung yang dianggap bisa mewakili image dari bandai studio jepang. salah satu patung yang ada adalah doraemon, ultraman, ksatria baja hitam (kamen rider). kita bisa membeli action figure serta official merchandise bandai di dalam kantornya, tapi sayangnya waktu gw dateng kesini tokonya tutup (kayaknya mereka ga buka pas weekend).

bandai2

bandai3

bandai5

bandai6

bandai7

bandai8

bandai4

bandai9

Jadi kalo ada yang mampir ke asakusa, jangan lupa ya mampir ke spot ini sekedar untuk foto2. karena patung2 ini menurut gw sangat unik dan sangat mewakili image dari anime/tokusatsu jepang.





John Lennon Museum

13 06 2008

Buat para pecinta the beatles, gw rekomendasiin banget utk dateng kesini. museum ini didirikan sama yoko ono-nya sendiri! jadi banyak banget pernak-pernik asli dari john lennon. letak museum ini di daerah saitama shintoshin. agak jauh sih kalau dari tokyo, mungkin sekitar 45 menit. harga tiket masuk 1500 yen.

Sebelum kita masuk ke museumnya, kita bakal dibawa ke dalam mini theater gitu. nanti kita bakal disuguhkan dengan dokumentasi john lennon, serta kesaksian langsung dari yoko ono. film dokumentasinya berdurasi kira2 15 menit & tentu aja dalam bahasa jepang! haha. tapi buat yang ga ngerti jepang tenang aja, krn ada beberapa tempat duduk yang menyediakan headphone yang menyediakan dubbing versi bahasa inggris.

Setelah nonton dokumentasi, kita bakal menelusuri museum yang setiap ruangannya menceritakan kisah perjalanan hidup john lennon (dari masa kecil sampai berpisah dari the beatles). yang serunya, ada satu bagian yang di design ala ruang keluarga rumah asli-nya john lennon. ada grand piano warna putih, ada baju2 konser-nya, ada gitar2 aslinya dia, dsb. setelah kita selesai menelusuri semua bagian museum, kita bisa beli official merchandise yang terletak dibagian pintu keluar. cuma sayangnya, official merchandise-nya kurang bagus (menurut gw). apalagi untuk t-shirt2nya. rata2 t-shirtnya berukuran besar, dan ga proposional utk orang asia.

Sebenernya gw pengen banget foto2 bagian dalem museum ini, tapi sayangnya kita ga boleh foto2 di dalem. jadi gw ga bisa kasih liat kayak apa sih design2 di bagian dalem museumnya. makanya kalo penasaran, cuma aja dateng kesini.

↓lennon lounge : kalau udah beli tiket, boleh duduk2 disini↓

Kalau kita dari shibuya, kita bisa naik JR yamanote line sampai shinjuku. dari shinjuku, kita harus ganti jalur JR saikyo line (yang ke arah omiya). biaya transportasinya 450 yen sekali jalan. kalau mau liat websitenya : klik disini





Menelusuri NHK Sampai Ke Yoyogi Park

2 06 2008

Yoyogi park terletak diperbatasan shibuya dan harajuku. kalau dari arah shibuya, sebelum masuk ke yoyogi park, kita harus ngelewatin kantor NHK (stasiun tv jepang). di sepanjang jalan yang terletak di depan kantor NHK, banyak banget band2 indie, penyanyi2 solo indie, penyanyi2 iseng, penyanyi2 gadungan, pesulap, penulis shodo (kaligrafi jepang), pelawak, dancer, dsb.

Di sepanjang jalan yang terletak di depan NHK ini, banyak banget band2 tetap yang setiap minggunya selalu nge-band, tapi ada juga yang cuma sekali2 aja. makanya gw sendiri ga pernah hafal siapa2 aja yang bakal manggung minggu ini atau minggu depan. yang jelas, penampilan2 seniman2 ini biasanya dimulai siang (ga tau deh pagi udah ada yang mulai juga atau blom, tapi biasanya rame-nya siang-sore). aliran musik yang dibawain sama band2 yang tampil disini juga macem2, ada jazz, rock, pop, ada yang cuma nyanyi dengan gitar atau piano, ada yang nyanyi pake minus one, ada juga yang ngebawa band-nya. selain itu, penulis kaligrafi kanji juga cukup banyak disini, yang paling terkenal adalah bapak2 yang memakai topeng pringles (tau logonya pringles, kripik kentang itu kan? pake kacamata & berkumis). banyak juga pelawak2 yang kadang2 gw ga ngerti lawakannya hahaha.

↓mr.pringles, tampak belakang↓

Daerah ini ga pernah sepi, bahkan malem2pun masih ada beberapa band yang tampil. foto dibawa ini adalah salah satu band yang kita temuin, kita sempet kenalan & foto2 bareng mereka hehehe. mereka udah punya album indie & video clip sendiri.

Setelah jalanan panjang itu lewat, kita akan ngeliat ada sebuah panggung besar di sebelah kiri kita. panggung itu biasanya dipakai untuk acara2 yang terorganisir, bukan kayak band2 indie yang konsepnya lebih ke arah “ngamen”. band yang tampil di panggung didukung dengan sound system yang bagus, sementara kalo band2 “ngamen” itu cuma didukung sama amplifier kecil (rata2 warna kuning, ga tau knapa). kadang2 panggung ini juga suka dijadiin arena rave party. dan yang uniknya, bukan cuma malem, siangpun jadi! hahaha

Nah di daerah panggung besar ini, kalau musim gugur biasanya ada flea market (semacam bazaar utk jual2 barang2 pribadi). kalo lagi ada flea market suasananya seru banget & super rame!

Setelah ngelewatin daerah ini, kita harus naik tangga penyebrangan untuk masuk ke daerah yoyogi park. di yoyogi park, lebih banyak atraksi2 non-band-nya, kayak misalnya atraksi perkusi ala afrika, atau ada juga pelukis yang ngelukis sambil ngedance, ada orang2 yang ngebawa anjingnya yang didandanin dengan baju2 yang modis bahkan lebih modis daripada majikannya, ada aksi tap-dance, dan yang paling terkenal adalah aksi “elvis”, yaitu segerombolan orang2 yang punya rambut ala elvis & memakai baju2 ala elvis. mereka biasanya akan nge-dace dengan background lagu2 elvis, john travolta, dsb.

Aksi elvis ini adalah penutup dari keseluruhan aksi yang ada di yoyogi park, krn tim elvis biasanya beraksi di pintu keluar yoyogi park (arah harajuku). pas di pintu keluarnya, ada sekitar 10 jejeran yatai (kayak gerobak2 yang ngejual makanan) yang menjual sosis bakar, ikan bakar, mie goreng, kebab, dsb.

Setelah ngelewatin jejeran yatai ini, kita akan langsung ketemu sebuah jembatan yang banyak “orang2” anehnya, artinya kita udah sampai di harajuku. sebenernya banyak banget atraksi2 menarik di yoyogi park yang ga bisa gw bahas satu persatu. jadi kalau lagi berlibur ke jepang jangan sampe ga mampir ke sini ya untuk ngeliat seluruh atraksi yang ada di dalem lingkungan taman ini!





Kabukicho! Jalan Yang Penuh Dengan Kabuki?

20 05 2008

Ok pertama2 gw mau ngasih tau dulu apa sih kabukicho itu? kabukicho adalah satu district yang terletak di daerah shinjuku, yang terkenal karena banyaknya pusat2 “hiburan”. kalau diterjemahkan dari kanji-nya langsung, arti kabukicho adalah “jalan kabuki”, dimana kabuki adalah kesenian tradisional jepang yang kalau di indonesia hampir sama kayak wayang orang. tapi pada kenyataannya, di kabukicho sama sekali ga ada theater kabuki, club kabuki, dan apapun yang berhubungan dengan kabuki. jadi kenapa coba namanya kabukicho? ternyata dulunya pemerintah merencanakan daerah ini sebagai pusat hiburan kabuki, yang pada akhirnya program tersebut ga pernah terealisasikan sampai sekarang (kok kayak pemerintah indo sih?).

Weekend kemarin gw & temen2 gw rame2 makan di restoran daerah shinjuku. setelah kita makan, kita bingung mau kemana, soalnya menurut kita shinjuku itu termasuk tempat yang cukup basi untuk jalan atau nongkrong. krn ga ada tempat lain, akhirnya kita mutusin utk jalan2 ke daerah kabukicho aja. walaupun sebelum2nya kita juga udah pernah menjelajah ke daerah sini sih, cuma kali ini gw akan ngasih gambaran kayak apa daerah ini & gw juga sengaja ngambil beberapa foto utk gw upload disini.

↓information center gratis utk informasi “hiburan2″↓

Dulu sebelum brangkat ke jepang, guru2 jepang gw udah ngasih peringatan ke kita : “hati2 ya kalau ke daerah kabukicho, di sana banyak toko2 yang aneh2”. krn mnurut gw penjelasannya ga masuk akal, gw nanya lagi “lah trus knapa harus hati2 dong sensei, orang cuma ada tempat2 aneh doang apa bahayanya?”. trus akhirnya si sensei gw ini (orang jepang, udah nenek2 tapi warga negara indonesia) terpaksa ngejelasin panjang lebar. intinya pemilik usaha2 prostitusi, pachinko (judi ala jepang), dsb itu biasanya dijalanin sama yakuza. jadi krn di kabukicho penuh dengan tempat2 yang “aneh2”, yakuza juga banyak berkeliaran disini terutama malem2. krn penasaran, sblm brangkat ke jepang pun gw nyari2 artikel tentang yakuza dan kabukicho via internet, dan ternyata emang bener, banyak yang nyaranin utk orang2 asing (terutama cewek) untuk ngejauhin daerah kabukicho. krn kalau kita ga ngerti daerahnya dan salah masuk club, bisa2 kita dikerjain (dimintain duit, di culik & dimintain uang tebusan, dll). ya, makanya jangan masuk2 ke tempat yang aneh2, kalau cuma sightseeing doang ga papa dong?

↓pernak pernik “unik”↓

Jadi di daerah kabukicho ini terbagi dari 2 district. yang pertama daerah yang ditujukan khusus untuk cowok2, dan ada juga daerah yang ditujukan khusus utk cewek2. biasanya jarang ada hostess (cewek) yang mangkal di luar, sementara banyakkkk banget host (cowok) yang mangkal nyari2 mangsa (yang biasanya adalah tante2 40 taunan). sbenernya gw rada bingung sih, kok kayaknya banyakan host-nya daripada hostess-nya? masa lebih banyak tante2 yang nyari “temen” daripada cowok2 sih? hahaha

Mungkin bagi orang asing kata “host” dan “hostess” punya arti negatif. kalau untuk orang indonesia, gw yakin banget 90% orang indo mikir hostess = p*c*n, host = g*g*l* kan? ok sekarang gw mau ngejelasin dan ngelurusin seluruh kesalahpahaman orang2 tentang “host” dan “hostess” ala jepang.

Jepang dengan segala keanekaragaman budayanya menciptakan sebuah profesi yang disebut “geisha”, dimana pada awalnya orang2 juga salah mengartikan profesi geisha sebagai “prostitusi”. kalau tugas utama geisha adalah memberikan hiburan tari2an, alunan musik & nyanyian tradisional jepang, tugas utama host dan hostess adalah memberikan layanan “berbicara”. dengan menyewa host atau hostess, artinya kita menyewa mereka untuk mendengarkan semua cerita kita, mau yang sedih, seneng, sampe yang ngebosenin sekalipun mereka harus tetap menjadi pendengar yang baik untuk kita. mungkin krn adanya pengaruh dari kebudayaan yang sangat mementingkan tata krama, banyak orang jepang yang mempunyai sifat tertutup. mereka rata2 tidak terlalu gampang untuk terbuka dengan orang lain, dan ga mau ikut campur urusan orang lain. krn alasan inilah jasa host dan hostess sangat dibutuhkan disini.

↓reklame2 di kabukicho↓

Aturan utama pekerjaan sebagai host dan hostess, selain harus menjadi pendengar yang baik, mereka juga harus pintar2 utk mengingat cerita apa saja yang pernah diceritakan oleh si pelanggan (misalnya pelanggan A). jadi kalau suatu saat pelanggan A kembali datang dengan si host atau hostess yang sama, mereka harus tau apa saja yang udah pernah diceritakan oleh si A. selain itu mereka juga punya sebuah etiket kerja yang ga boleh dilanggar, yaitu tidak boleh menemani pelanggan sampai ke “tempat tidur”. biaya standard untuk host dan hostess berkisar disekitar angka 50 ribu yen. nah itung aja berapa penghasilan mereka kalau sehari mereka bisa nemenin sedikitnya 2 pelanggan.

↓host yang bertebaran dimana2↓

Kalau ada yang mau makmur hidup di jepang, coba aja jadi host / hostess, dijamin hidupnya terjamin! haha!