Makhluk Langka

21 02 2008

Sbenernya gw udah pernah nyeritain trend fashion jepang “ganguro” & “yamanba”, tapi ga tau knapa gw jadi pengen nyeritain lebih detail lagi tentang dandanan aneh ini. “ganguro” kalo diliat dari kanjinya, artinya adalah muka item, tapi kalo kita terjemahin secara detail artinya orang yang menghitamkan kulitnya (tanning). dimana2 kita juga sering liat kan orang2 yang suka berjemur cuma buat menghitamkan kulit, apalagi di bali. biasanya kalo udah kejemur matahari, kulitnya emang jadi tan tapi bagus. cuma masalahnya berhubung di jepang musim panas cuma berlangsung 3 bulan per tahun, banyak orang2 yang nyari jalan pintas untuk tanning di salon khusus kulit.

Ga ngerti darimana ide mereka, tapi yang jelas kalo kulitnya udah item, mereka pasti sengaja ngebuat rambutnya jadi kekuning2an atau kecoklat2an juga, malah ada yang silver. mungkin mereka pengen jadi orang latin kali ya? tapi logikanya sepengen2nya kita jadi orang latin, ya ga akan bisa lah. pasti jadinya malah aneh, sama aja kayak orang cina pengen jadi orang negro, orang bule pengen jadi orang cina dll, pasti jadinya aneh kan. dengan maksud awal pengen punya kulit tan kayak org latin, akhirnya dikombinasi sama gaya jepang, akhirnya jadi deh trend ganguro. para ganguro ini biasanya pake baju2 yang warna2nya shocking, ditambah make-up yang kontras sama warna kulitnya. awalnya gw pikir ganguro itu cuma cewek doang, tapi ternyata ada cowoknya juga! geli banget kan hahaha. jadi para ganguro ini punya gerakan dance sendiri gitu, dance mereka disebut “para-para”. mungkin kalo di indonesia poco-poco kali ya? haha

↓ganguro↓
1184950020_f.jpg

Kalo mau yang lebih ekstrim lagi dari ganguro, coba kita liat yamanba (atau skarang lebih trend disebut manba). manba itu adalah versi ekstrim dari ganguro. muka mereka biasanya bener2 item seitem2nya, ditambah make-up yang serba putih atau silver. pokoknya kalo ngeliat mereka, yang kepikiran pasti malem jumat.

↓atas : manba semua; bawah : 2 ganguro,1 turis bule↓
serem.jpg

Versi cowok dari tipe2 ini disebut “sentaa gai” atau kalo diterjemahin artinya central street. jadi central street ini adalah daerah tempat orang2 aneh ini ngumpul. central street letaknya persis di salah satu sudut perempatan shibuya (hachiko). cowok2nya juga sama aja ama cewek2nya, kulitnya item, rambutnya di cat2, bentuknya juga ga jelas deh pokoknya. gw juga ga ngerti sbenernya mereka pikir mereka keren kali ya?

↓versi cowoknya, bener2 katro↓
ganguro.jpg

Kalo penasaran pengen ngeliat mereka, coba aja dateng ke shibuya pas malem minggu. terutama di daerah central street itu. dijamin puas ngeliatin ganguro. tapi pasti ngeri mau ngedeketin mereka deh, abis serem banget ga jelas makhluk apaan.





Sashimi Anyone?

19 02 2008

Lagi-lagi ngomongin makanan. tapi ini bukan makanan standard yang biasa kita makan sih. bagi orang-orang yang udah pernah dateng ke jepang mungkin udah tau, tapi buat yg blm pernah dateng ke jepang, gw pengen bagi2 info lagi tentang sashimi yang cukup aneh.

Selain jepang, belakangan ini konsumen sashimi & sushi di dunia semakin bertambah. amerika, cina dan rusia menjadi negara dengan konsumsi sashimi & sushi terbesar. bagi orang jepang sendiri, sashimi & sushi itu ga ada artinya tanpa tuna. jadi emang daging tunalah yang memegang peranan penting dalam dunia sashimi-sushi. tapi masalahnya, krn besarnya permintaan daging tuna di seluruh dunia, penangkapan ikan tuna skarang dibatesin. jadilah koki-koki di jepang jadi panik semua, apa jadinya sashimi & sushi tanpa tuna? berawal dari sanalah muncul ide-ide pembuatan sashimi dengan alternatif lain.

Skarang ada beberapa jenis sashimi yang sering terdengar di jepang : basashi, fugusashi dan shikasashi. ketiga jenis sashimi ini adalah sebagai alternatif dari penggunaan daging tuna. daging yang digunain adalah daging kuda (basashi), daging fugu (ikan beracun-fugusashi) dan daging rusa(shikasashi)! menurut pengalaman orang-orang yang udah pernah makan daging2 sashimi ini, dagingnya hampir ga berbau dan gampang dikunyah. selain itu makannya juga hampir sama kayak sashimi & sushi biasa, harus pake shoyu (kecap asin jepang). bahkan setelah makan daging2 ini, malah banyak orang yang nagih mau makan lagi.

Ayo ada yang tertarik mau nyoba ga? kalo gw sih sampe kapanpun ga akan tertarik. mendingan gw makan ayam goreng.

↓basashi (daging kuda mentah) & shikasashi (daging rusa mentah)↓
bakasashi-thumb.jpg




Yang Bulet Boros Tempat!

19 02 2008

Bagi yang doyan banget sama semangka, jangan pernah mau untuk tinggal di jepang! pasti sengsara banget. harga semangka disini untuk yang kualitasnya biasa aja sekitar 2000 yen / buah (Rp.160.000), sementara untuk yang kualitas bagus harganya sekitar 4000 yen (Rp.320.000). selama nyampe jepang, gw blom pernah sekalipun beli semangka.

Berhubung rumah orang jepang itu kecil2 dan untuk naro2 barangnya terbatas, menurut mereka nyimpen semangka itu cukup ribet. krn dengan bentuknya yang bulet dan besar, kadang2 jadi boros tempat. nah dengan alesan itulah petani2 di jepang punya ide cemerlang untuk menciptakan semangka dengan bentuk kotak. dengan diciptakannya semangka kotak, otomatis untuk menyimpan semangka ini juga jauh lebih praktis! bisa di tumpuk2, bisa di taro di sudut, dll. gw juga seneng banget ngeliatin kreasi2 bentuk buah yang aneh2 ini. tapi cuma sebatas seneng ngeliatnya doang, krn harganya bener2 ga masuk akal. coba bayangin aja deh, masa 1 buah semangka kotak harganya 10.000 yen (Rp.800.000)! gila ga tuh? hahahha. katanya sih semangka kotak ini biasanya dijadiin hadiah untuk orang2 penting, atau sebagai hadiah dalam acara2 formal doang.

ada.jpg

Belakangan ini selain semangka kotak, muncul juga semangka2 bentuk lainnya. yang udah pernah gw liat adalah semangka segitiga, semangka bulet raksasa, semangka bentuk hati. dan yang bikin gw heran, ternyata ada semangka bentuk muka orang! gw blom pernah ngeliat dengan mata kepala sendiri sih, cuma liat di website doang. dan harga2 semangka terbaru ini juga lebih mahal daripada semangka kotak. kalo yang gw liat di shibuya sih harga semangka segitiga sekitar 30.000 yen (2,4 juta rupiah), tapi ternyata harganya cukup bervariasi tergantung besarnya. kalo gw liat range harganya di website, semangka segitiga biasanya harganya sekitar 30.000-100.000 yen (100.000 yen = 8 juta perak).





Misteri Sushi Sang Dewa Kematian

15 02 2008

Waktu kecil, gw udah sering denger kata “karate, sushi, karaoke “, dan gw juga ngerti artinya. tapi daripada disebut arti, kayaknya lebih tepat disebut ngerti maknanya deh. krn setelah gw belajar bahasa jepang, gw baru bener2 ngerti arti kata2 ini. kata2 dalam bahasa jepang selalu ditulis dengan tulisan kanji. dan untuk ngebentuk sebuah kata, diperlukan juga kanji-kanji yang bisa ngegambarin benda / hal tersebut.

↓kanji karate↓
karate.jpg

Pertama-tama, pasti hampir semua orang indo udah tau kalo karate itu adalah salah satu ilmu bela diri dari jepang. tapi kalo kenapa namanya karate? ternyata kalo kita teliti, kanji karate terdiri dari 2 huruf, yang pertama “kara” dan yang kedua “te”. “kara” artinya kosong, sementara “te” artinya tangan. jadi intinya karate itu adalah ilmu bela diri dengan tangan kosong. gmana, praktis banget kan penggunaan kanji?

Nah yang kedua ini rada ribet. kalo kita denger “sushi” image yang muncul di kepala kita pasti langsung makanan yang dibuat dari daging mentah ikan. padahal kalo di liat dari kanji jepangnya, image-nya ga se”jijik” itu. coba aja bayangin kalo anak kecil nanya, “makanan yang namanya sushi itu apa sih?”, trus kita jawab “oh sushi itu daging mentah, enak lho!”. pasti tuh anak kecil bakal geli, ga akan mau makan sushi seumur hidup. sementara di jepang, sushi pertama kali namanya bukan sushi, tapi sumeshi. sumeshi ini terdiri dari 2 kanji, yang pertama “su” dan yang kedua “meshi”. “su” artinya cuka, “meshi” artinya nasi. jadi sebenernya “sumeshi” itu adalah nasi yang udah di kasih vinegar untuk ngebungkus sushi. tapi setelah beberapa jangka waktu, kata “me” dibuang, untuk lebih memudahkan pelafalannya. jadilah istilah sushi.

↓kanji sumeishi (sblh kiri) yang akhirnya jadi 3 variasi kanji sushi (kanan)↓
sushi.jpg

Semenjak lahirnya kata sushi, lahir juga 3 kanji yang berarti sushi. kanji (1) artinya penggabungan antara ikan yang udah direndem dengan garam & sake, dengan nasi yang udah difermentasikan. makanya sbenernya kanji nomor (1) ini adalah kanji yang paling tepat untuk melukiskan sushi. sementara kanji (2) artinya ikan yang udah diasinkan. dan yang terakhir (3) adalah yg paling sering di pake untuk menulis kata sushi saat ini. kanji (3) terdiri dari 2 huruf kanji. kanji pertama “kotobuki” dan kanji kedua “tsukasadoru”. “kotobuki” artinya (lumayan berat nih) = hidup panjang / kebahagiaan selamanya, sementara kanji kedua “tsukasadoru” artinya mengatur. jadi intinya sushi punya arti “benda yang mengatur hidup kita” dong? hahaha. gw baca di salah satu blog orang jepang yang ga terlalu suka sushi. dia juga bilang selain ga suka rasanya, dia ngerasa aneh dengan kanjinya. krn kanji “tsukasadoru” itu biasanya di pake untuk memberi ucapan selamat ke orang yang baru nikah, atau untuk membentuk kata “inochi wo tsukasadoru” yang artinya “mengontrol nyawa / kehidupan kita”. menurut dia, kalo ngebaca kanji sushi, yang terbayang di pikiran dia pertama adalah dewa kematian. dia bilang gini, “emangnya kalo ga ada sushi kita bisa mati? atau emang kita hidup berkat sushi? kenapa sushi bisa ngontrol hidup dan mati gw?”, hahaha. padahal setelah gw baca artikel lain, di sana dijelasin kenapa sushi dibentuk dari 2 kanji yang cukup “hebat”. ternyata krn sushi sering dijadiin makanan di acara2 resmi, makanya 2 huruf kanji tadi di pake, dengan arti “mengatur kebahagiaan” atau intinya, kalo ada sushi semua orang jepang jadi seneng.

Yang ketiga adalah karaoke. kasus yang ini agak beda sendiri nih, krn karaoke ini adalah penggabungan dari bahasa jepang dan inggris. kata depan yang bunyinya “kara”, sama dengan “kara” dalam karate yang artinya kosong. sementara “oke” adalah kependekan dari orchestra. jadi kalo kita artiin dari kanji, karaoke artinya orchestra yang kosong, atau maksudnya orchestra tanpa vocal.





Lo Tinggal di Jalan Apa?

15 02 2008

Kalo di indo jawabnya gampang banget kan, tinggal bilang “di jalan lombok”. tapi kalo di jepang rada ribet nih, soalnya disini ga ada sistem nama jalan. jadi kalo biasanya kita liat plang2 nama jalan di indo ada tulisan nama jalannya, kalo di jepang ga ada. yang tertulis juga nomor district sama nomor blok. bingung kan? gw aja ampe skarang masih rada bingung kalo nyari2 alamat sendiri, walaupun sebenernya kalo udah ngerti malah jauh lebih gampang sih daripada sistem nama jalan.

Jadi sistem penulisan alamat di jepang dimulai dari penulisan nama prefektur (atau propinsi lah ya). abis itu diikutin sama kotamadya, kelurahan, nama & nomor district, nomor blok, nomor rumah. jadi contohnya liat plang nama jalan di bawah deh, bacanya “kamimeguro 2 choume-21 banchi-9 gou”. nama & nomor districnya = kamimeguro 2, nomor bloknya 21, nomor rumahnya 9. kalo mau tulis alamat lengkapnya = “toukyou-to, meguro-ku, kamimeguro 2 choume, 21 banchi, 9 gou”, dimana propinsinya tokyo, kelurahannya meguro. kanapa langsung kelurahan, ga ada kotamadyanya coba? soalnya di tokyo ada 23 kelurahan spesial (bahasa indonesia rada norak ya), termasuk shibuya, shinjuku, ikebukuro, harajuku, akihabara, ueno, dll. jadi untuk nulis alamat 23 kelurahan tsb juga spesial lah, ga perlu ribet2.

meguro.jpg

Skarang gw kasih contoh buat nulis alamat ke tempat gw (rada gw palsuin ya alamatnya). gini nih caranya = “kanagawa-ken, yokohama-shi, aoba-ku, fujigaoka 2 choume, 5 banchi, 8 gou, # 15”, dimana propinsinya kanagawa, kotamadyanya yokohama, kelurahannya aoba, districtnya fujigaoka, bloknya nomor 5, rumahnya nomor 8, dan terakhir nomor kamarnya nomor 15. lumayan ribet buat orang asing..

↓kanagawa-ken,yokohama-shi,aoba-ku,fujigaoka 2 choume,5 banchi, 8 gou, 15↓
contoh.jpg





Yok Makan Kare!

14 02 2008

Sebelum nyampe jepang gw juga udah suka banget nih ama kare, apalagi kare indonesia atau asia tenggara (bukan kare jepang / india). enak banget, ada campuran santan dll. tapi kalo kare jepang rada kental gitu, trus rada manis, enak sih tapi lebih prefer yang asia tenggara.

Nah kalo makan kare kan banyak yang suka, tapi kalo mandi kare gmana? hehehe. awalnya tempat mandi kare ini cuma ada di satu tempat, namanya yunessun spa resort (letaknya di hakone). bingung kan apa maksudnya mandi kare? artinya ya sesuai dengan judulnya lah. jadi kita berendem di bathtub yang super gede (ala jepang), tapi airnya di campur dengan essence kare, jadi bau merica, kaldu daging, dll-nya juga kerasa. emang rada aneh sih kedengerannya, tapi menurut pihak yunessun spa terapi mandi kare ini bermanfaat untuk membuat kulit keliatan lebih segar dan melancarkan peredaran darah. dan ada beberapa pendapat juga dari orang2 yang suka dengan terapi ini, “kalo lagi kedinginan trus kita berendem disini, rasanya anget banget. mungkin krn biasanya kare kan di rebus, jadi ada perasaan kayak seperti di rebus”, gitu katanya. gw ga tau sbenernya gw yang gila, atau mereka yang gila, hahaha.

currybath.jpg

Selain ada mandi kare, yunessun spa juga nyediain tempat pemandian dengan tema lain. salah satunya : mandi wine, mandi sake, mandi green tea, mandi kopi, dll. gw penasaran banget sama mandi wine, kayaknya paling seru nih! ntar kalo gw udah sempet mampir ke hakone, gw buat review-nya deh disini. oh iya, biaya untuk masuk ke yunessun spa ini 3500 yen.

wine.jpg

Mungkin kalo jaman dulu, orang2 cuma bisa mandi kare di hakone. tapi skarang, ternyata udah keluar “bumbu kare” khusus untuk mandi. gw ga tau sih harganya berapa, krn gw blm pernah liat dengan mata kepala sendiri. tapi yang jelas, kalo kita mandi di rumah satu kamar mandi jadi bau kare dong!

kare.jpg




Ungu, Pink Atau Biru?

13 02 2008

Ada hal yang bener2 menarik perhatian gw di jepang. banyak nenek2 disini yang ga berambut putih! mayoritas rambut nenek2 disini warnanya ungu. gw udah sering tanya sama temen2 jepang gw, tapi satupun ga ada yang ngerti. sampe akhirnya gw search sendiri di internet, dan akhirnya gw ngerti alesan mereka memilih rambut warna ungu.

↓nenek berambut biru kehijau2an↓
ist2_1075063_japanese_grandma.jpg

Banyak orang yang nyangka kalo cat rambut ungu itu adalah saran dari orang2 salon untuk si nenek. tapi ternyata salah! rata2 nenek2 itu sendiri yang inisiatif untuk di cat warna ungu hahahaha. alesannya, mnurut mereka rambut orang jepang kalo beruban, akan ada bagian yang berwarna kekuning2an, jadi kesannya pucat dan ga bersinar. sementara kalo orang2 eropa yg beruban, warnanya bakal putih jernih & bersinar. jadi untuk ngebuat rambut mereka keliatan lebih bersinar, mereka pilih warna yang bisa nyembunyiin warna kekuningan tadi, tapi tetep dengan manfaatin warna keputihannya juga. makanya warna yang paling sering di pilih adalah ungu muda (warna kedua terbanyak pink muda, dan ketiga terbanyak biru). selain itu, katanya ungu itu warna untuk orang2 kelas atas, padahal kalo di indo buat janda ya.

Tapi kenapa mereka ga cat hitam aja coba? ternyata ada alesannya juga. katanya, kalo udah beruban ngapain di cat hitam lagi? mendingan di cat warna2 lain yang bisa ngebuat rambutnya keliatan lebih berkilau. rada aneh yak alesannya? hahaha