Hutan Bunuh Diri

23 05 2012

Agak spooky dikit gak papa ya? udah lama pengen nulis tentang ini tapi selalu lupa, sampai akhirnya beberapa tahun kemudian baru inget lagi haha.

Gunung fuji, seperti yang orang-orang tau merupakan gunung paling terkenal di jepang yang setiap tahunnya ribuan orang datang untuk mendaki dan melihat matahari terbit dari puncaknya (baca tulisan gw disini). tapi tau ga kalo ternyata dibawah kaki gunung fuji ini terdapat sebuah hutan terlarang, yang saking lebatnya akan sulit ditemukan oleh orang lain.

Hutan ini nama aslinya adalah “aokigahara”, tapi orang jepang menjulukinya sebagai hutan bunuh diri. kenapa? karena setiap tahunnya ratusan mayat korban bunuh diri yang masih baru ataupun sudah berupa tulang belulang ditemukan disini. tempat ini udah lama banget jadi tempat favorit bagi para bunuh-diriawan, karena mungkin tempatnya emang sepi dan sunyi.

Di tempat ini bahkan ada sebuah papan peringatan yang kalo diterjemahin ke bahasa indo bunyinya adalah : “hidup anda adalah pemberian yang sangat berharga dari kedua orang tua anda. pikirkanlah kedua orang tua kita -> bukannya tuhan yak?, saudara kandung serta anak-anak kita. jangan simpan masalah anda sendiri, diskusikanlah”. mungkin tempat ini bisa menjadi salah satu tempat wisata untuk dikunjungi ketika anda ke jepang (pret!).

Advertisements




Gunung Fuji!

6 06 2009

Tiba2 gw keinget kalau gw blm nge-post tentang gunung fuji, padahal ini termasuk salah satu icon jepang yang cukup penting (penting gak ya..?) hehe.

Gunung fuji adalah gunung tertinggi di jepang (3.776 m) yang termasuk ke dalam salah satu gunung berapi aktif (tapi tidak terlalu berisiko). gunung ini terakhir kali meletus sekitar tahun 1700 awal. gunung fuji terletak di perbatasan shizuoka dan yamanashi (kalau naik bus dari tokyo, mungkin butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai kesini). gunung fuji terkenal dengan puncak yang diselimuti es hampir sepanjang tahun. walaupun letaknya cukup jauh, tapi karena saking tingginya gunung ini, kita bisa ngeliat gunung ini dari yokohama, tokyo, saitama, dan daerah sekitarnya kalo cuacanya lagi cerah. bahkan dari tempat tinggal gw aja gunung fuji bisa terlihat setiap hari (gw tinggal di daerah yokohama).

fuji

Gw baru pernah sekali naik gunung fuji, tepatnya bulan agustus akhir tahun 2007. waktu itu gw baru 4 bulanan tinggal di jepang, tapi karena penasaran pengen nanjak gunung yang paling terkenal di jepang ini akhirnya gw rame2 bareng temen2 kantor berangkat ke sini deh.

Kita mulai nanjak gunung fuji jam stengah 10 malam, dengan tujuan kita sampai di puncak sewaktu matahari terbit. karena denger2 dari cerita2 orang yang pernah nanjak gunung fuji, waktu yang dibutuhkan utk nanjak sampai kepuncak adalah 7-9 jam. pertama kali mulai nanjak, gw masih excited banget karena penasaran kayak apa sih sebenernya puncak gunung fuji itu. sampai akhirnya waktu berlalu, dan gw menanjak semakin tinggi, ternyata angin di atas kencenggg banget dan dingin banget. seluruh badan gw rasanya menggigil (maklum dengan bodohnya gw cuma pake jaket adidas dan lupa bawa sarung tangan). dan selama perjalanan menuju puncak, rasanya yang gw liat cuma batu, tanah, sama pasir. jadi bener2 ga ada pemandangan yang bisa gw liat untuk menyegarkan mata hehehe.

masa

Setiap beberapa meter kita menanjak, biasanya ada penginapan untuk beristirahat selama beberapa jam. setau gw harganya sekitar 5000 yen per beberapa jam gitu deh, tapi tempat penginapannya luar biasa jeleknya. mungkin mirip warteg di indo versi gede, jadilah gw sama skali ga napsu untuk nginep di sana (apalagi gw harus ngeluarin 500ribu perak demi nginep di warteg!). track yang paling menarik bagi gw adalah ketika kita harus manjat batu2 yang rada tinggi. walaupun ada tali yang disediakan untuk bantuan supaya manjat batunya lebih gampang, gw lebih memilih manjat langsung ke batunya. tapi yang gw bingung, selama kita manjat kan banyak banget orang2 di belakang kita, kalo kita kepleset trus jatoh smua orang di blakang ikutan lenyap dari dunia dong ya? haha

Nanjak gunung rasanya kayak nanjak gunung gersang bareng2 orang sekampung. karena massa yang datang untuk nanjak gunung fuji luar biasa banyaknya! bahkan ada yang sampe bawa anak kecil, bawa anjing kesayangan, dan bawa kakek neneknya untuk nanjak! gila ga tuh? gw sampe malu ngeliat kakek nenek yang dengan semangatnya manjat batu sementara muka gw udah muka bantal.

massa2

Berhubung gw dateng kesini ber-15, kita harus saling tunggu2an, karena ada yang jalannya cepet, ada yang jalannya lambat. ditambah lagi handphone kita sama sekali ga dapet sinyal, jadi kita ga bisa kontak2an. akhirnya krn ngerasa adegan saling tunggu menunggu ini agak buang waktu, kita putuskan kalo kita ga ketemu di puncak, tepat jam 12 siang kita ketemu di kaki gunung fuji. total perjalanan yang gw tempuh untuk sampai ke puncak adalah 8 jam (jalan non-stop, dengan adegan saling tunggu menunggu huhu .. mungkin bisa lebih cepet kalo kita pergi hanya bertiga). kita sampai di puncak sekitar jam stengah 6, jadi gw akhirnya bisa ngerasain juga ngeliat matahari terbit dari puncak gunung fuji. harus gw akuin sih, pemandangan matahari terbitnya luar biasa bagusnya! cuma perjalanan sampai kepuncak gunung-nya ga sebagus pemandangan matahari terbitnya hehehe (kapok , ampun dj!). ditambah lagi kita butuh waktu 3 jam untuk turun dari puncak sampai ke kaki gunung fujinya. jadi total2 perjalanan 12-13 jam deh, sampe betis gw varises rasanya.

capek

Oh iya, ada tips buat siapa aja yang mau coba untuk nanjak gunung fuji. pakailah pakaian yang ga terlalu bagus (jaket, jeans, sepatu, t-shirt, topi, syal, dll), karena begitu kita selesai dengan ekspedisi menaklukan gunung fuji, kita bakal sadar kalo seluruh badan kita tertutup oleh debu berwarna merah (maksudnya tanah merah). seluruh rambut, hidung, kuping, baju dalem, sampe badan gw rasanya semuanya jadi warna merah, gawat deh gunung fuji. jadi kesimpulannya gunung fuji itu emang lebih enak diliat dari jauh, daripada di tinjau langsung hehehe. ada pepatah terkenal disini tentang gunung fuji :

there are two kinds of fool: those who have never climbed Mount Fuji, and those who have climbed it more than once

Jadi gw termasuk ga bodoh kan? krn sekali naik, ga mau naik lagi!