Selamat Datang di Rimba-nya Jalur Kereta Jepang

2 05 2010

Guys, pasti udah ada yang pernah naek kereta di singapore, taipei, london, dll dong? kereta emang terbukti sebagai transportasi yang paling efektif. selaen harganya relatif murah, waktu tempuhnya cepet, dan stasiun2nya (mayoritas) ada di daerah2 penting. kereta juga menjadi salah satu transportasi umum utama di jepang. kita bisa travel kemanapun kita mau dengan menggunakan kereta. saking pentingnya kereta di jepang, kereta juga mencakup daerah-daerah kecil (bukan perkampungan tapi ya). dan kebayang dong sebanyak apa jalur kereta di jepang?

Gw mau ambil contoh jalur MRT di singapore. MRT di singapore juga udah menjadi salah satu transportasi penting. banyak orang yang menggantungkan aktifitas sehari2nya kepada MRT. tapi sayangnya (walaupun singapore kecil sih), jalur MRT di sana ga menjangkau daerah-daerah yang “agak” jauh dari kota. buat buktinya, kita bisa liat peta jalur MRT di bawah. simple banget kan? waktu gw ke singapore, gw sampe terkaget-kaget karena jalur MRT-nya sangat simple di banding jepang. kenapa gw bilang simple? karena jalur kereta di jepang sangat banyakkkk, mungkin bagi pendatang baru di jepang, peta jalur kereta di jepang bakal sangat membingungkan.

Peta MRT Singapore

Kalo di tokyo, jalur-jalur kereta dipegang oleh beberapa perusahaan kereta. yang paling terkenal adalah JR. selain JR line, ada juga tokyo metro, tokyu, keio, dll. selama di jepang, gw menggantungkan hidup gw sama kereta tokyu dan JR. jalur yang dilewati kereta dari setiap perusahaan ini beda-beda. bahkan untuk sampai ke satu tujuan terkadang kita harus pindah-pindah kereta. kalo mau liat peta dari JR, tokyu, dan tokyo metro kita bisa liat gambar di bawah.

Peta Kereta JR

Peta Kereta Tokyo Metro

Peta Kereta Tokyu

Gimana kesan2nya setelah ngeliat 3 dari beberapa jalur perusahaan kereta di jepang? puyeng ga? haha. bagi yg blm pernah ke jepang, wajar kok kalo puyeng. sampe skarang kalo disuruh ngeliatin peta-peta itu pala gw juga bakal puyeng. dari peta-peta kereta jepang yang terkesan “keriting” atau ribet bagi pembacanya, kita udah bisa tebak kalo jalur kereta di jepang mencakup sampai ke daerah terpencil! dan gw juga udah ngebuktiin keefektifan kereta di jepang. gw berharap suatu saat indonesia bisa juga ngerapihin jalur transportasi dan membuat sebuah sistem transportasi yang bisa menjadi pegangan bagi seluruh rakyat.

Bagi yang punya rencana ke jepang, mungkin ada baiknya untuk mencari informasi terlebih dulu mengenai jalur-jalur kereta dan stasiun-stasiun kereta di jepang. jangan sampe begitu sampe jepang cuma bisa bengong ngeliatin peta jalur kereta ya! hehehe. tapi kalo emang udah kepepet, taxi bisa menjadi option yang paling praktis kok, asal siap aja dompetnya “sakit”, haha! (baca tulisan gw disini : klik). tapi buat yang kekeh mau berpetualang dengan kereta, gw ucapin “welcome to the jungle!”.





Museum Kereta Api

13 08 2009

Beberapa bulan yang lalu museum ini sering banget muncul di acara-acara tv sebagai salah satu tujuan yang bagus untuk liburan. pertama-tama sih gw ga terlalu tertarik, karena gw mikir ga akan menarik. tapi karena liburan waktu itu ga ada tujuan sama sekali, akhirnya gw sama temen2 gw nekat deh untuk nyoba pergi ke museum ini yang letaknya jauhhh dari rumah gw.

kereta3

The railway museum (JR tetsudou-hakubutsukan) terletak di daerah saitama. kalo ada yang tertarik kesana, kita harus pergi sampai oomiya station, terus kita ambil “new shuttle” dan turun di tetsudou-hakubutsukan station.

Tiket masuk ke museum ini harganya 1000 yen, dan yang uniknya kita ga akan mendapat tiket masuk seperti pada umumnya, karena sistem tiket masuk ke museum ini adalah dengan sistem kartu suica. suica adalah kartu khusus untuk men-charge uang kita setiap kali kita mau masuk ke dalam station. berhubung ini adalah museum kereta, kita juga harus masuk memakai sistem charge ini. jadi kita tinggal masukin suica kita ke mesin charge yang ada di pintu masuk, trus masukin duit 1000 yen, trus kita tinggal tempelin kartu kita di mesin sensor kartu untuk masuk ke dalam museumnya.

kereta2

Begitu gw masuk ke dalam museum ini, gw mulai excited. karena gw ga nyangka bakal banyakkk banget kereta dari model jadul sampe model jaman skarang. ada beberapa kereta yang bisa kita naikin dan ada beberapa kereta yang ga bisa kita naikin. gw paling tertarik sama satu jenis kereta yang oldies tapi mewah banget, sayangnya kita ga boleh masuk ke dalem kereta ini, sial.

kereta1

Oh iya, disini kita juga bisa main simulasi kereta api. jadi kita bisa berlagak menjadi seorang masinis. sistem permainannya ada sebuah layar yang gede banget, dan di depannya ada ruangan masinis. nah kita tinggal masuk ke dalam ruangan masinis dan coba untuk mengendarai kereta ini sesuai dengan cara masinis menjalankan kereta. layar besar di depan kita akan menampilkan pemandangan seakan2 kita bener2 sedang mengendarai kereta. sayangnya untuk main simulasi kereta ini, kita perlu ngantri cukup lama (sekitar 30-50 menitan), karena banyak banget orang yang mau nyoba. karena waktu antri-nya cukup lama, akhirnya gw ga sempet nyoba deh.

Di lantai 2, ada satu ruangan yang berisi miniatur kereta yang ada di daerah tokyo. miniatur ini diatur sesuai dengan sistem jalur kereta yang ada. jadi kita akan dikasih liat seperti apa sistem pengoperasian kereta yang ada di tokyo. contohnya : waktu matahari belom terbit, kereta jalur yamanote jalan paling pagi, kemudian disusul oleh kereta dari jalur-jalur lainnya. miniatur ini luar biasa detailnya! seandainya gw bisa punya miniatur semewah dan sedetail ini dirumah, hehe.

Di ruangan lainnya, kita juga akan diinformasikan mengenai spare part kereta, bagaimana cara bekerja bagian-bagian tertentu dari sebuah kereta, dsb. cukup menambah wawasan bagi gw. tapi (lagi2) sayangnya semuanya hanya tersedia dalam bahasa jepang.

Museum ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk orang-orang yang suka banget sama kereta, suka sama museum-museum unik yang bagus, dan orang-orang yang udah ga tau mau kemana lagi di daerah tokyo dan sekitarnya. kalau tertarik, bisa coba liat official websitenya disini (ada bahasa inggrisnya). gw udah pernah dateng ke beberapa museum di jepang, dan gw sangat saluttt banget sama mereka karena mampu membuat museum yang menarik, mewah, bersih, dan ga ngebosenin bagi pengunjung. kayaknya sistem ini patut di tiru sama museum-museum yang ada di indonesia, supaya orang-orang tetep tertarik untuk dateng.